Wali Kota Depok Ajak Warga Saksikan Pemecahan Rekor Dunia Pagelaran Tari Peserta Terbanyak

oleh -2017 Dilihat

Pemkot Depok Siap Pecahkan Rekor Dunia MURI Lewat Pagelaran 1.117 Penari dari Sanggar Ayodya Pala

Diskusi Depok Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengumumkan kabar menggembirakan bagi masyarakatnya. Pada Sabtu, 25 Oktober 2025, Kota Depok akan menjadi tuan rumah kegiatan pemecahan Rekor Dunia MURI (Museum Rekor-Dunia Indonesia) untuk pagelaran tari dengan peserta terbanyak dari satu sanggar, yaitu 1.117 penari yang tampil secara serentak.

Acara spektakuler ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkot Depok dan Sanggar Ayodya Pala, salah satu sanggar seni terkemuka di kota tersebut yang selama ini aktif membina generasi muda dalam bidang tari dan pelestarian budaya.

Wali Kota Depok, Supian Suri, dalam keterangan resminya yang disampaikan melalui akun media sosial Pemerintah Kota Depok pada Jumat (24/10/2025), menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas terselenggaranya kegiatan besar ini.

“Alhamdulillah, saya ingin menyampaikan kabar baik untuk seluruh warga Depok. Insyaallah, pada tanggal 25 Oktober 2025, Kota Depok akan melaksanakan kegiatan pemecahan rekor dunia MURI dengan menghadirkan 1.117 penari yang tampil bersama. Ini merupakan momentum luar biasa yang menunjukkan semangat dan kreativitas warga Depok di bidang seni dan budaya,” ujar Supian Suri.


Wujudkan Kota Kreatif dan Inklusif Lewat Seni

Menurut Wali Kota, kegiatan pemecahan rekor dunia ini tidak sekadar menjadi ajang pertunjukan seni, tetapi juga menjadi simbol dari semangat kolaborasi, persatuan, dan ekspresi budaya yang tumbuh di tengah masyarakat Depok. Ia menegaskan bahwa penguatan sektor seni dan budaya merupakan bagian penting dari strategi pembangunan daerah yang berkelanjutan.

“Kegiatan ini adalah bagian dari upaya kami untuk terus mendorong pengembangan seni, budaya, dan kreativitas masyarakat, sekaligus memperkuat semangat Depok untuk Semua di berbagai bidang pembangunan,” tuturnya.

Acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu pagi pukul 08.00 WIB di salah satu ruang publik utama Kota Depok. Ribuan penari dari berbagai usia — mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa — akan menampilkan tari tradisional dan kreasi modern dalam satu irama yang menggambarkan harmoni antara nilai-nilai lokal dan semangat kemajuan.


Sanggar Ayodya Pala: Garda Depan Pelestarian Seni Tari

Sanggar Ayodya Pala, yang menjadi penggagas kegiatan ini, telah lama dikenal sebagai wadah pembinaan seni tari di Kota Depok. Sanggar ini secara konsisten menanamkan nilai disiplin, kerja sama, dan kecintaan terhadap kebudayaan kepada generasi muda. Dalam perjalanannya, Ayodya Pala tidak hanya tampil di tingkat lokal, tetapi juga sering mewakili Depok dalam berbagai ajang nasional hingga internasional.

Supian Suri menilai, kiprah sanggar ini menjadi contoh nyata bagaimana lembaga seni lokal dapat berperan aktif dalam memperkuat karakter masyarakat serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun identitas budaya daerah.

“Melalui Ayodya Pala, kita tunjukkan bahwa masyarakat Depok mampu menghadirkan ribuan penari dalam satu kesempatan. Ini bukan hanya kebanggaan, tetapi juga bukti nyata bahwa Depok memiliki potensi luar biasa di bidang seni pertunjukan,” jelasnya.


Dukungan Masyarakat Jadi Kunci Kesuksesan

Lebih lanjut, Wali Kota mengajak seluruh warga Depok untuk turut hadir dan memberikan dukungan pada kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kehadiran masyarakat memiliki makna penting sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja keras para seniman dan pelaku budaya yang telah berlatih selama berbulan-bulan demi membawa nama baik kota.

“Saya mengajak seluruh warga Depok untuk datang, menyaksikan, dan memberikan dukungan. Mari kita bangga dengan potensi seni dan budaya yang kita miliki. Semangat ini harus kita jaga bersama sebagai bagian dari identitas dan kebersamaan warga Depok,” katanya dengan antusias.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi momentum kebangkitan ekonomi kreatif di Kota Depok, karena turut melibatkan pelaku usaha mikro, pengrajin, serta komunitas kreatif yang membuka stan dan pameran di sekitar lokasi acara.


Apresiasi untuk Pelaku Seni dan Harapan ke Depan

Dalam kesempatan yang sama, Supian Suri menyampaikan apresiasi tinggi kepada Sanggar Ayodya Pala beserta seluruh pelaku seni dan sanggar lainnya di Kota Depok. Ia mengakui peran mereka sebagai motor penggerak kreativitas, pendidikan karakter, dan penguatan nilai-nilai sosial di masyarakat.

“Terima kasih kepada Ayodya Pala dan semua sanggar seni yang terus memberikan semangat, kebaikan, serta ruang ekspresi bagi anak-anak dan remaja di Depok. Insyaallah, rekor dunia MURI ini benar-benar akan menjadi milik kita semua,” pungkasnya.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.