Predikat Badan Publik Informatif se-Jabar yang Diraih Kota Depok Diapresiasi Pusat

oleh -1309 Dilihat

Diskusi Depok – Tenaga Ahli Komisi Informasi (KI) Pusat, Fathul Ulum, memberikan apresiasi tinggi kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok atas capaian luar biasa di tingkat Provinsi Jawa Barat. Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Diskominfo kembali menegaskan komitmennya terhadap transparansi publik dengan meraih predikat Badan Publik Informatif kategori Pemerintah Kabupaten/Kota dalam ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tingkat Jawa Barat. Penghargaan tersebut bahkan telah diraih tiga tahun berturut-turut, menjadi bukti konsistensi Depok dalam menjaga akses informasi yang terbuka, akurat, dan mudah dijangkau masyarakat.

Fathul Ulum menilai prestasi ini tidak hanya menunjukkan kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga menggambarkan keseriusan Pemkot Depok dalam membangun tata kelola pemerintahan yang modern dan responsif. Ia menekankan bahwa keberhasilan tersebut harus menjadi pijakan untuk terus berinovasi, terutama di tengah perkembangan teknologi dan informasi yang kian pesat.

“Era digitalisasi ini membawa perubahan besar dalam cara pemerintah memberikan layanan kepada masyarakat. Karena itu, inovasi dalam pengelolaan informasi publik harus terus ditingkatkan, tidak boleh berhenti hanya karena sudah mendapat penghargaan,” ujarnya. Menurutnya, Diskominfo memiliki peran strategis untuk memastikan bahwa layanan informasi publik di Depok semakin cepat, transparan, dan mampu menjawab kebutuhan warga.

Pernyataan tersebut disampaikan Fathul Ulum usai menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) serta SP4N-LAPOR! (Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat) yang berlangsung di Ballroom Savero Hotel, Depok, Selasa (19/11/2024). Rakor tersebut diikuti oleh para pengelola PPID dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan lembaga pelayanan publik lainnya.

Dalam forum tersebut, berbagai evaluasi dan strategi peningkatan layanan turut dibahas, mulai dari penguatan responsivitas terhadap laporan masyarakat, pemanfaatan teknologi berbasis data, hingga optimalisasi kanal informasi resmi milik pemerintah daerah.

Fathul Ulum juga menambahkan bahwa keberlanjutan inovasi menjadi kunci agar predikat informatif tidak hanya menjadi sekadar gelar, tetapi benar-benar dirasakan dampaknya oleh warga. Menurutnya, keterbukaan informasi adalah fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.

Dengan apresiasi dari KI Pusat ini, Diskominfo Depok dinilai semakin mantap melangkah menuju pemerintahan yang terbuka, profesional, dan adaptif terhadap perubahan zaman. Prestasi tiga tahun berturut-turut tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas layanan informasi publik di Kota Depok.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.