Truk Mogok di Cimanggis Depok Arah Cibubur Junction Sebabkan Kemacetan Panjang

Diskusi Depok — Arus lalu lintas di Jalan Radar Auri, Cimanggis, Kota Depok, mengalami kepadatan cukup parah pada Senin pagi (20/10/2025). Kemacetan ini dipicu oleh satu unit truk yang mengalami gangguan teknis saat melintas di depan Apartemen Cibubur Village, arah menuju Cibubur Junction, Jakarta Timur. Peristiwa ini terjadi pada jam sibuk pagi hari ketika volume kendaraan cukup tinggi.
Informasi awal disampaikan oleh akun resmi Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya melalui media sosial X (sebelumnya Twitter). Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa truk mengalami mogok tepat di lajur tengah jalan. “Truk gangguan di Jl. Radar Auri Cimanggis Depok depan Apartemen Cibubur Vilage arah Cibubur Junction saat ini sedang penanganan,” tulis TMC.
Baca Juga : Viral Kawanan Monyet Masuk Area Perumahan di Depok, Warga Panggil Damkar
Petugas kepolisian dan petugas Dishub Kota Depok langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan. Polisi menyebut kondisi lalu lintas di sekitar titik mogok menjadi padat merayap karena posisi truk yang berhenti di tengah jalur utama. “Ada kepadatan arus lalu lintas,” ujar petugas TMC. Kepadatan terjadi sejak pukul 06.30 WIB dan menjalar hingga Simpang Radar Auri dan sebagian ruas jalan menuju Tol Jagorawi.
Dari foto yang diunggah TMC, tampak roda truk yang mogok tersebut diganjal menggunakan batu untuk mencegah kendaraan mundur ke belakang. Truk berukuran besar itu berhenti di jalur tengah, menyisakan hanya satu jalur di sisi kiri dan kanan untuk kendaraan lain. Akibatnya, kendaraan dari arah Depok menuju Cibubur bergerak sangat pelan, terutama kendaraan pribadi dan angkutan umum yang biasa melintas di jalur tersebut pada pagi hari.
Beberapa pengendara mengaku kesulitan melintas karena penyempitan jalur yang cukup signifikan. “Macetnya panjang banget. Dari arah Cimanggis sampai Cibubur Junction cuma bisa merayap. Banyak pengendara motor akhirnya naik ke trotoar,” ujar Rian (35), salah satu pengendara motor yang melintas di lokasi kejadian.
Petugas kemudian berkoordinasi dengan tim derek untuk segera mengevakuasi truk tersebut. Proses evakuasi berlangsung sekitar satu jam. Selain mengerahkan mobil derek, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas secara manual di titik penyempitan jalan. Langkah ini bertujuan mempercepat arus kendaraan dan mencegah penumpukan kendaraan semakin panjang.
Kepala Unit Laka Lantas Polres Metro Depok, AKP [Nama Petugas], menyampaikan bahwa truk tersebut diduga mengalami kerusakan pada sistem transmisi sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan. “Kendaraan ini sempat berhenti mendadak, dan pengemudi langsung menepi ke jalur tengah. Namun karena jalannya menanjak sedikit, posisi truk harus diganjal batu supaya tidak mundur,” ujarnya.
Hingga sekitar pukul 08.00 WIB, arus lalu lintas perlahan mulai kembali lancar setelah truk berhasil dievakuasi ke pinggir jalan. Meski begitu, dampak kemacetan masih dirasakan hingga beberapa kilometer ke belakang. Banyak pengendara terpaksa mencari jalur alternatif melalui Jalan Alternatif Cibubur dan Jalan Transyogi.
Polisi mengimbau masyarakat yang akan melintas di kawasan tersebut pada jam sibuk untuk memperhatikan kondisi kendaraan dan memastikan tidak ada gangguan teknis sebelum berangkat. “Gangguan kendaraan besar seperti truk sangat berdampak pada arus lalu lintas. Kami minta pengemudi melakukan pengecekan berkala agar tidak mengganggu pengguna jalan lainnya,” tambah AKP [Nama Petugas].
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya perawatan kendaraan berat sebelum beroperasi di jalur padat. Pihak kepolisian juga memastikan akan menambah patroli pada jam sibuk pagi dan sore untuk mengantisipasi peristiwa serupa agar tidak mengganggu kelancaran lalu lintas.





